Home / MADIUN

Tuesday, 26 August 2025 - 11:54 WIB

Kenali Tanda Darurat Serangan Jantung, RSUD Dungus Ingatkan Warga

dr. Dewi Itika Basuki saat Penyuluhan Serangan Jantung di ruang tunggu Instalasi Rawat Jalan (Irja) RSUD Dungus

dr. Dewi Itika Basuki saat Penyuluhan Serangan Jantung di ruang tunggu Instalasi Rawat Jalan (Irja) RSUD Dungus

MADIUN, lintasM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dungus mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap serangan jantung (heart attack) yang dapat menyerang kapan saja, di mana saja, dan pada siapa saja.

“Serangan jantung merupakan kondisi gawat darurat medis akibat sumbatan total pada arteri koroner sehingga aliran darah ke otot jantung terhenti,” jelas Dokter Umum RSUD Dungus, dr. Dewi Itika Basuki, dalam kegiatan Penyuluhan Serangan Jantung di ruang tunggu Instalasi Rawat Jalan (Irja) RSUD Dungus, Senin (25/8/2025).

Gejala Serangan Jantung yang Harus Diwaspadai

dr. Itika menegaskan, ada beberapa tanda peringatan serangan jantung yang sering muncul, di antaranya:

  • Nyeri dada yang terasa menekan atau seperti tertimpa beban berat.

  • Nyeri menjalar ke lengan, leher, rahang, atau punggung.

  • Sesak napas.

  • Keringat dingin, mual, atau pusing.

Baca Juga  Pemkot Madiun Aktifkan Poskamling Usai Demo Ricuh di DPRD, Wali Kota Maidi: Keamanan Jadi Kebutuhan Bersama

“Faktor risiko serangan jantung terbagi menjadi dua, yaitu yang tidak dapat diubah dan yang dapat diubah,” terangnya.

Baca juga: Pemkab Madiun Perkuat Lumbung Desa, Cadangan Pangan Tersimpan Capai 130 Ton

Faktor risiko tidak dapat diubah: jenis kelamin, usia, riwayat keluarga, dan androgenik alopesia.

Faktor risiko dapat diubah: merokok, dislipidemia, diabetes mellitus, hipertensi, obesitas, kurang aktivitas fisik, kebersihan mulut buruk, penyakit pembuluh darah perifer, hipertiroid, dan anemia.

dr. Dewi Itika Basuki saat Penyuluhan Serangan Jantung di ruang tunggu Instalasi Rawat Jalan (Irja) RSUD Dungus

Pola Hidup Sehat dengan CERDIK dan SEHATI

Untuk mencegah serangan jantung, dr. Itika mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui dua pendekatan utama:

  1. CERDIK:

    • Cek kesehatan berkala

    • Enyahkan asap rokok

    • Rajin olahraga

    • Diet sehat dan gizi seimbang

    • Istirahat cukup

    • Kendalikan stres

  2. SEHATI:

    • Seimbang gizi

    • Enyahkan rokok

    • Hindari stres

    • Awasi tekanan darah

    • Teratur berolahraga

    • Istirahat cukup

Baca Juga  Polisi Sahabat Anak, Polres Madiun Bangun Kesadaran Tertib Lalu Lintas Sejak Dini

Pemberian cindera mata.

Tindakan Darurat Saat Serangan Jantung

dr. Itika juga membagikan lima langkah darurat yang harus dilakukan jika menemukan pasien dengan serangan jantung:

  1. Jangan panik, segera minta bantuan orang lain dan hubungi tim medis.

  2. Bawa ke IGD RS terdekat, longgarkan pakaian pasien selama perjalanan.

  3. Berikan obat pertolongan pertama jika tersedia dan pasien sadar, seperti aspirin atau isosorbid dinitrat.

  4. Jangan biarkan pasien sendirian.

  5. Lakukan pijat jantung (CPR) jika pasien tidak bernapas dan tidak ada denyut nadi.

“Cintai jantungmu, cintai kehidupanmu. Dengan mengenali gejala, mengendalikan faktor risiko, dan melakukan pertolongan pertama yang tepat, nyawa bisa diselamatkan,” pungkasnya.(*red/rsud_dungus)

Tentang Penulis

Share :

Baca Juga

MADIUN

Polisi Sahabat Anak, Polres Madiun Bangun Kesadaran Tertib Lalu Lintas Sejak Dini
Bupati Madiun

MADIUN

Bupati Hari Wuryanto Resmikan Jembatan Desa Klumutan Kecamatan Saradan

MADIUN

Pemkab Madiun Perkuat Strategi Pengelolaan Sampah Terpadu Menuju Bebas Sampah 2029
Polsek Geger

MADIUN

Mako Polsek Geger Berwajah Baru, Kapolres Madiun Resmikan Secara Simbolis

MADIUN

Ungkap Capaian Kinerja dan Penanganan Kriminalitas Polres Madiun di Akhir Tahun 2025
Jelang natal polres madiun

MADIUN

Sat Samapta Polres Madiun Lakukan Sterilisasi Gereja Jelang Ibadah Natal
Polres Madiun

MADIUN

Polres Madiun Gelar Apel Kesiapan Patroli Harkamtibmas Antisipasi Narkoba

MADIUN

Pemkot Madiun Dorong Kreativitas Pemuda Lewat Audiensi Ekonomi Kreatif